Thursday, September 3, 2009

Saya pribadi turut ikut berduka atas terjadinya Gempa berkekuatan 7 SR lebih yang terjadi di Tanah Parahiangan Timur kemaren sore [Gempa Tasik], serta turut berduka pula atas kejadian kebakaran central pasar tradisional terbesar di kota tasikmalaya [Pasar Cikurubuk] pada malam harinya. Moga apa-apa yang telah terjadi pada kita, menjadi sebuah media pembelajaran bagi kita. Bacalah atas nama Tuhanmu, atas apa-apa yang telah terjadi di muka bumi ini. Bacalah! Bacalah! Bacalah...
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)...."
Kini, kita hanya bisa berharap; Moga Tasik Kembali Asik! Stop Dreaming Start Action! Bangkitlah kotaku... :)

3 comments:

iBloggered said...

[...]Ketika Gempa, Jangan Turun Lewat Tangga - Saat terjadi gempa, biasanya warga Jakarta yang berada di gedung-gedung pencakar langit langsung berhamburan menuju tangga darurat untuk turun ke halaman. Kebiasaan ini ternyata tidak benar. Sebab, tangga adalah bagian dari gedung yang paling tidak tahan gempa alias paling mudah runtuh[...]

Gandhi Anwar said...

Hm, makasih tips nya... :)

Dyo N3gH said...

gan...surat berapa ayat berapa?
kok ga d cantumin?

oh ya gan, gempa dulu di klaten membuat nenekku meninggal, rumah hancur, sungguh gempa membuat luka di hati terkorek kembali