Showing posts with label Music. Show all posts
Showing posts with label Music. Show all posts

Tuesday, July 28, 2009

The Hardest Day
(The Corrs feat. Alejandro Sanz
)

One more day, one last look

Before I leave it all behind
And play the role that's meant for us
That said we'd say goodbye


One more night (one more night) by your side (by your side)
Where our dreams collide
And all we have is everything
And there's no pain there's no hurt
There's no wrong it's all right

If I promise to believe will you believe
That there's nowhere that we'd rather be
Nowhere describes where we are
Ive no choice, I love you
Leave, love you wave goodbye

And all I ever wanted was to stay (all I ever wanted was to stay)
And nothing in this worlds gonna change, change

Never wanna wake up from this night
Never (never) wanna leave this moment
Waiting for you only, only you
Never gonna forget every single thing you do
When loving you is my finest hour
Leaving you, the hardest day of my life
The hardest day of my life

I still breathe (I still breathe), I still eat (I still eat)
And the sun it shines the same as it did yesterday
But there's no warmth, no light
I feel empty inside

But I never will regret single day
I know it isn't going to go away
What I'm feeling (I'm feeling) for you
I will always love you
Leave, love you wave goodbye (love you wave goodbye)

And all, and all I ever wanted was to stay (all I ever wanted was to stay)
Nothing (nothing) in this world's gonna change...

Never wanna wake up from this night
Never (never) wanna leave this moment
Waiting for you only, only you
Never gonna forget every single you do
When loving you is my finest hour
I never knew I'd ever feel this way
I feel for you...

Monday, January 5, 2009

Ini adalah konser perdana yang aku tonton di awal tahun ini. Java New Year's Concert 2009 namanya, yang diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya TIM 4 Januari 2009 yang lalu. Kata si yang empunya hajatan [Ananda Sukarlan, sang masterpiece pianist Indonesia] negh konser tributte to Sang Piannis Austria Joseph Haydn yang wafat 200 th yang lalu. Joseph Haydn adalah salah satu komponis yang paling berpengaruh pada zaman klasik. Dan beliau dikenal sebagai "Bapak Simfoni" atau juga "Bapak kuartet gesek". Ok ngomongin tema yang diusung dalam pagelaran [kaya dangdut aja ya?] ini Pianississimo, katanya itu tuh permainan kata yang mempunyai makna kurang lebih apa ya [mikir dulu], kurang lebihnya beberapa piano dimainkan banyak pianist. Dan well! Dalam konser kali ini pada sesi ke-2 nya ada bagian dimana 3 piano dimainkan oleh 12 tangan a.k.a 6 orang pemain dengan masing-masing pemain bertangan 2. Alah! Lebay mode on. Berikut saya posting beberapa foto yang sempat saya ambil ketika pagelaran [dagelan kali pagelaran] berlangsung. [Maaf fotonya ga begitu bagus, tapi lumayanlah! daripada ga ada sama sekali. LOL].











Wednesday, December 17, 2008

Ini adalah tema yang diusung dalam konser kesekian kalinya KPA-ITB tanggal 6 Desember 2008 kemaren. [Comen on... Lo bilang ini kemaren! Awwsshh Shame... LOL!]. Sesuai dengan tema konser KPA-nya kali ini "Angklung Around The World", semua audience diajak untuk mengitari hampir seluruh bagian dunia lewat angklung. Benar memang jikalau orang mengatakan Musik adalah bahasa universal.


Malam itu pun perjalanan mengelilingi dunia lewat musik dimulai. Meninggalkan Indonesia tercinta dengan alunan suara angklung "Departure" dr "Good Luck" karangan Naoki Sato. Kutinggalkan jejak langkah ini meninggalkan Negeri tercinta.

Perjalanan pertama pun dimulai dengan menikmati indahnya negeri asia. China pertama kami singgahi. Medley Hero-Panda Po yang merupakan soundtrack film Kungfu Panda menemani perjalanan pertama kami. Lanjut ke Mongolia dengan Dörven Dalai [lagu daerah mongol], kemudian ke Hindustan dengan Shine karangan Magnus Fiennes, dan berakhir di Timur Tengah dengan alunan Marketplace - arabian Night dari soundtrack film Aladin.

Eksotisme Daerah Afrika kini menjadi tujuan kedua perjalanan kami. Alunan komposisi lagu-lagu Lion King menemani tiap inci gelapnya afrika. Eksotisme yang menawan dengan tata lampu yang indah telah mengantarkan perjalan kami di negeri Afrika. Circle of Life, The Lion Sleeps Tonight, To Die For, Can You Feel the Love Tonight, serta This Land mengiringi jejak langkah kami di Afrika.

Beranjak pada sisi atas benua, kami tinggalkan benua afrika. Kami pun menyelami hamparan luas negeri Eropa yang romantis. Daya pikat negeri Italy dengan alunan O Solemio ciptaan Eduardo di Capua memberikan angin segar khas eropa. Kini tiba di negeri Austria dengan Pizzicato Polka karangan Josef Strauss & Johann Strauss, Jr. lalu beranjak ke negeri Spanyol menyusuri Pegunungan Ptrenia dengan semilir lagu Besame Mucho karangan Consuelo Velazquez. Medley Beatles: Michelle; Yesterday; Let It Be; Here, There & Everywhere; All You Need Is Love; serta I Wanna Hold Your Hand ciptaan McCartney dan John Lennon menyambut kami pada megahnya Kerajaan Inggris yang ramah. Tak hanya sampai di sana, langkah ini pun tak sabar ingin mendengar hentakan tarian kaki khas Negeri Irlandia. Lagu-lagu musik Irish memeriahkan perjalan kami di Eropa. Medley musik irish: Lough Erin shore; Toss the Feathers; serta Haste to the Wedding yang merupakan musik rakyat negeri Irland [yang dipopulerkan oleh The Corrs] menoreh kesan yang mendalam dari perjalan kali ini. Kolaborasi angklung, Biola serta Tin Whistle yang Luar Biasa!

Meski hati ini masih terkesima dengan derap langkah musik irish, dengan kolaborasi yang telah membius kami di negeri Irlandia, kami pun terpaksa menyebrangi samudra meninggalkan Eropa. Tiba di rumah Paman Sam--Amerika, kami di sambut dengan alunan New York-New York-nya Frank Sinatra karya John Kander. Dan bukan Amerika bila tak ada lengking keras musik malam, Let's Get Loud-nya Jenifer Lopez karya Estefan Santander pun diputar mengakhiri perjalan malam ini.

Dan kami pun kembali ke negeri sendiri, Indonesia. Negeri Zamrud Khatulistiwa dengan sejuta karya. Yamko Rambe Yamko [Irian Jaya]; Goro-Gorone [Maluku]; Sapu Tangan Babuncu Ampat [Sulawesi Selatan]; Angin Mamiri [Sulawesi Utara]; Cik Cik Periuk [Kalimantan Selatan]; Sinanggar Tulo [Sumatera Utara]; Tongtolang Nangka [Jawa Barat]; Dan lagu Janger [Bali] menyambut kedatangan kami kembali.

Dan Tanah Airku karya Ibu Soed menjadi closing performed dari perjalan panjang itu. Dan Malam itu pun, Dunia kutapaki dengan alunan musik angklung... Angklung Around The World.

Tuesday, November 4, 2008

We’re living in a world where everyone loves music. I can’t imagine if music doesn’t exist – our lives will be extremely silent; even nature has its own rhythm and music: sounds of flowing water, how the wind blows, stone cracks… Those are nice, but now we have much more than that. Thanks to the human civilization and invention of Mp3 players, along with the availability of the newest iPod nano, we can now enjoy our favorite music anywhere we want. It comes with various color, which we can choose to go with our personality.

If you’re someone who is fond of elegant and modern style, you can try to pick the silver-colored and aluminum-glass covered iPod. If you want to look more unconventional, the orange colored one might be a perfect choice. Its 16GB capacity is more than enough for most of us to store much more than just our favorite songs. Find out more about iPod here.

Turn your grey life into a colorful one, with beautiful melodies in your ears and iPod nano in your pocket.