Wednesday, February 20, 2008

Suatu siang. Beranjak senja. Seperti biasa, Jakarta hujan. Gemercik. Itu hari 'pertama' kita belajar agama. Di sudut gedung tua yang sudah lapuk dengan masa kita mencoba mencari suatu binar hati, ilmu.

Dan kita pun belajar:

"Aib orang adalah beban kita. Beban kita untuk menutupinya. Bukan untuk di umbar".

Lantas kenapa mulut ini betapa sulit untuk tidak berbagi 'aib orang' dengan teman? Hi! Shut Your Mouth! Yuk kita belajar untuk tidak mengumbar aib orang. :)

2 comments:

novi said...

“Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya” . (HR. Muslim)

Gandhi Anwar said...

Hm, ini dia! Syukron nov.. :)