. Berbeda dari pengalaman sebelumnya ke
tanpa berbekal tiket masuk. Kali ini dalam
banyak tiket yang kami bawa. (Maklum banyak teman yang membatalkan kehadirannya). Sangat disayangkan padahal.
Setibanya di
Erasmus Huis kami telah disuguhi penggalan irama musik dari berbagai genre. Mulai dari musik elektro sampai dengan Musik klasik kontemporer. Terasa indah dengan suasana tempat yang
romatis langsung bersahabat dengan kami. Damai rasanya. Kombinasi effect lighting dan irama musik yang indah telah memaksa alam bawah sadar kami untuk berkata bahwa Hidup tak selamanya penat, Indah. (Duh mendadak so puitis gini, berasa di
Paris. Ha8x).
Sesuai dengan Jadwal yang tertera pada Undangan,
Pertunjukan Seni Musik Kamar yang akan dimainkan
Quatuor Diotima adalah pukul 19.30 WIB. Kami pun mulai antri untuk masuk ruang Auditorium, dengan tertib pastinya.
Komposisi Panggung yang sederhana. Berlatar tirai hitam legam dengan satu piano diatasnya, Elegan. Jemari Sang Pianis muda Indonesia penuh talenta memainkan tuts piano dengan sempurna. Ia adalah Randy Ryan yang telah menjuarai Lomba Internasional piano LK-CCO Mozart pada tahun 2006 di
Kuala Lumpur (Mozart Piano Competition). Dalam prelude kali ini, Ia membawakan 3 lagu karya
Chopin dan
Debussy. Sempurna!
Waktu yang ditunggu telah tiba. Pierre Morlet dkk yang berbalut busana Hitam telah siap menampilkan perform terbaiknya. Sederhana namun tetap elegan. Seelegan musik yang dibawakannya, Klasik Kontemporer.
Pertunjukan dimulai. Senyap. Kombinasi gesekan Biola, Alto dan Cello yang dihasilkan begitu sempurna. Alunan itu telah membawa kami ke masa dan ruang yang berbeda. Auro Romantisme melekat kuat pada permainan mereka. Indah. Seindah ruangan bertemaram lampu pijar yang redup.
Pemilihan lagu-lagu yang cerdas memperkuat karakter permainan Morlet dkk. Pada pertunjukan kali ini
Quatuor Diotima memainkan kuartet instrumen gesek
Debussy, "
Ainsi la nuit"-nya
Henri Dutilleux dan
quartet no 15 opus
132 Beethoven. Atas permintaan (tepuk tangan) kami pun,
Quatuor Diotima rela memberi kami satu lagu tambahan. Atraktif! Bravo
Quatuor Diotima!Itulah cerita dua jam bersama
Quatuor Diotima di
Erasmus. Deux Heure Avec
Quatuor Diotima Au
Erasmus. Samedi Nuit... Tres Belle! Malam minggu yang indah.